Kunci Jawaban Soal Esai Materi Sosiologi SMA Kelas XII Bab 4: Pemberdayaan Komunitas Berbasis Kearifan Lokal (Kurikulum Merdeka)

B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan tepat.

1. Jawaban:
Aktor pemberdayaan komunitas berperan sebagai inisiator, motivator, koordinator, planner, fasilitator, dan komunikator. Peran-peran tersebut bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan partisipatif. Berikut adalah contoh peran aktor pemberdayaan komunitas:
1) Berpartisipasi dalam setiap kegiatan
2) Memberikan konsultasi
3) Merekomendasikan kebijakan
4) Menyediakan tenaga pendidik
5) Menyelesaikan sengketa
6) Memfasilitasi dialog antara pihak-pihak yang berkepentingan
7) Memperjuangkan hak-hak partisipatif bagi individu dan kelompok yang terpinggirkan

Contoh aktor pemberdayaan komunitas di antaranya: Pemerintah, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Universitas, Sektor swasta, Masyarakat, Akademisi.

Pemberdayaan komunitas bertujuan untuk membuat masyarakat menjadi lebih mandiri, berdaya, dan memiliki kontrol yang lebih besar atas kehidupan mereka sendiri.

2. Jawaban:
Pemberdayaan masyarakat tidak diberikan secara instan karena prosesnya perlu melibatkan banyak pihak dan mempertimbangkan berbagai faktor. Alasan tidak diberikan secara instan:
1) Pemberdayaan masyarakat perlu melibatkan banyak pihak, seperti pemerintah, peneliti, dan masyarakat.
2) Pemberdayaan masyarakat perlu memperhatikan kearifan lokal masyarakat, seperti pengetahuan, kebutuhan, dan solusi yang sudah teruji.
3) Pemberdayaan masyarakat perlu mempertimbangkan berbagai faktor, seperti keterbelakangan, kemiskinan, dan ketidakberdayaan.

Tujuan pemberdayaan masyarakat
1) Memandirikan masyarakat dari kemiskinan dan keterbelakangan
2) Memperbaiki kelembagaan, usaha, pendapatan, dan lingkungan
3) Memperbaiki kehidupan masyarakat, seperti kesehatan, pendidikan, dan daya beli

3. Jawaban:
Partisipasi adalah keterlibatan, ikut serta, atau peran serta dalam suatu kegiatan atau proses. Partisipasi dapat dilakukan secara mental, emosional, dan fisik. Contoh partisipasi:
1) Partisipasi politik, yaitu ikut serta dalam kehidupan politik, seperti memberikan suara dalam pemilihan umum, menjadi anggota partai, atau menghadiri rapat umum
2) Partisipasi sosial, yaitu keterlibatan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan, seperti konsultasi atau diskusi terbuka
3) Partisipasi dalam pemanfaatan, yaitu ikut serta dalam pemanfaatan infrastruktur, seperti kerja sama penyediaan atau pemanfaatan
4) Partisipasi dalam pemeliharaan, yaitu ikut serta dalam pemeliharaan infrastruktur, seperti kerja sama pemeliharaan sesuai peraturan perundang-undangan
5) Partisipasi dalam penelitian, yaitu ikut serta dalam menyediakan data untuk dianalisis

Partisipasi merupakan salah satu gejala demokrasi yang penting dalam menghasilkan kebijakan publik yang tepat sasaran.

4. Jawaban:
Contoh partisipasi masyarakat dalam pembangunan lokalitas, perencanaan sosial, dan aksi sosial adalah:
1) Memberikan kritik dan saran
2) Memantau dan mengevaluasi proses pembangunan
3) Mengawasi proses pembangunan agar berjalan sesuai rencana
4) Memberikan pendapat
5) Berpartisipasi dalam diskusi
6) Menyumbangkan waktu, tenaga, atau sumber daya

7) Terlibat dalam pelaksanaan dan evaluasi kegiatan
8) Memberi input pada proses pembangunan
9) Memanfaatkan hasil pembangunan

Partisipasi masyarakat dalam pembangunan sangat penting untuk memastikan bahwa pembangunan sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.

5. Jawaban:
Evaluasi adalah proses untuk menentukan nilai atau kualitas sesuatu berdasarkan kriteria tertentu. Evaluasi dapat dilakukan pada program, aktivitas, kebijakan, atau kegiatan lainnya. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui sejauh mana suatu kegiatan telah dicapai, Menilai efisiensi dan efektivitas suatu program, Mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan, Menilai apakah rencana berhasil atau tidak, Menghasilkan keputusan yang lebih baik.

Evaluasi biasanya dilakukan setelah suatu kegiatan selesai. Tahapan evaluasi:
1) Menentukan topik evaluasi
2) Merancang kegiatan evaluasi
3) Mengumpulkan data
4) Mengolah dan menganalisis data
5) Membuat laporan hasil evaluasi

Prinsip evaluasi:
1) Kesahihan alat ukur yang digunakan dapat dipertanggung jawabkan
2) Objektif dan tidak pilih kasih
3) Keterandalan alat ukur yang digunakan jelas
4) Mudah dilaksanakan
5) Sederhana
6) Sistematis dan cermat

6. Jawaban:
Evaluasi proses berfokus pada bagaimana suatu program diimplementasikan, sedangkan evaluasi dampak berfokus pada hasil atau dampak dari program tersebut.
Evaluasi proses
1) Menilai bagaimana suatu program diimplementasikan
2) Menilai kualitas implementasi program
3) Menilai seberapa efektif anggotanya dalam mengimplementasikan program
4) Tujuannya untuk meningkatkan desain, penyampaian, dan kegunaan kualitas layanan

Evaluasi dampak
1) Menilai hasil atau dampak dari suatu program
2) Menilai efektivitas, efisiensi, dan aspek-aspek dampak lainnya
3) Tujuannya untuk menunjukkan pentingnya atau dampak dari program yang sedang dilaksanakan
4) Menunjukkan apa yang akan terjadi jika perubahan tidak terjadi

Evaluasi dampak dapat dilakukan pada proyek kecil, program besar, kumpulan kegiatan, atau suatu kebijakan.

7. Jawaban:
Komunitas lokal adalah sekelompok orang yang tinggal di lokasi yang sama dan berinteraksi. Komunitas lokal biasanya diorganisasi berdasarkan nilai-nilai yang sama. Contoh komunitas lokal di antaranya: Komunitas peternak di pedesaan, Komunitas petani di pedesaan, Komunitas pengusaha kecil di perkotaan.

Pemberdayaan komunitas lokal adalah konsep yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat. Pemberdayaan komunitas lokal diharapkan dapat membantu masyarakat untuk berperan aktif dalam menyelesaikan masalah sosial dan pembangunan di lingkungan tempat tinggal.
Related: loading

8. Jawaban:
Tujuh tahapan dalam siklus pemberdayaan komunitas adalah:
1) Persiapan
2) Pengkajian
3) Perencanaan alternatif program
4) Pemformulasian rencana aksi
5) Pelaksanaan
6) Evaluasi
7) Terminasi

Berikut ini adalah penjelasan singkat dari setiap tahapan:
1) Persiapan: Tahap awal dalam proses pemberdayaan komunitas
2) Pengkajian: Tahap untuk mempelajari masalah yang dihadapi komunitas
3) Perencanaan alternatif program: Tahap untuk merencanakan solusi untuk mengatasi masalah yang telah diidentifikasi
4) Pemformulasian rencana aksi: Tahap untuk menyusun rencana aksi yang akan dilaksanakan
5) Pelaksanaan: Tahap untuk melaksanakan rencana aksi yang telah disusun
6) Evaluasi: Tahap untuk mengevaluasi hasil pelaksanaan rencana aksi
7) Terminasi: Tahap untuk mengakhiri hubungan secara formal dengan komunitas sasaran

Beberapa cara untuk mewujudkan pemberdayaan komunitas adalah: Membangun kemitraan, Memberikan pelatihan dan pendidikan, Mendorong partisipasi masyarakat, Melakukan pemantauan dan evaluasi yang transparan.

9. Jawaban:
Kearifan lokal adalah nilai-nilai, tradisi, dan pengetahuan yang diwariskan secara turun-temurun dari leluhur. Kearifan lokal dapat berupa benda, tradisi, atau cara berpikir yang khas dari suatu daerah. Berikut adalah beberapa contoh kearifan lokal:
1) Batik: Seni mewarnai kain dengan lilin yang telah menjadi bagian dari kebudayaan Indonesia sejak abad ke-6
2) Keris: Senjata tradisional Indonesia yang dianggap sebagai simbol keberanian, kehormatan, dan kepercayaan pada kekuatan mistis
3) Gotong royong: Kegiatan yang dilakukan masyarakat untuk membantu satu sama lain dalam melakukan tugas yang membutuhkan kerjasama
4) Adat istiadat: Budaya dan tradisi yang berkaitan dengan kehidupan sosial masyarakat Indonesia, seperti upacara adat, tradisi, dan ritual
5) Ramuan herbal: Penggunaan tumbuhan atau bahan alami lainnya sebagai obat atau pengobatan
6) Mlaku mbungkuk: Cara mengajarkan anak-anak tentang tata krama dan sopan santun kepada orang yang lebih tua
7) Ritual Ma'nene: Tradisi membersihkan jenazah yang sudah meninggal puluhan bahkan ratusan lalu atau yang telah berbentuk mumi
8) Petuah, nyanyian, pantun, dan cerita: Bentuk kearifan lokal yang hanya disampaikan secara verbal

10. Jawaban:
Kearifan lokal berperan dalam pemberdayaan komunitas lokal dengan memperkuat identitas budaya, menjaga lingkungan, dan meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi. Berikut adalah beberapa peran kearifan lokal dalam pemberdayaan komunitas lokal:
1) Perkuat identitas budaya: Kearifan lokal merupakan warisan budaya yang dapat memperkuat identitas budaya masyarakat.
2) Jaga lingkungan: Kearifan lokal mengajarkan masyarakat untuk menjaga keanekaragaman hayati dan lingkungan.
3) Tingkatkan kesejahteraan: Kearifan lokal dapat digunakan untuk memajukan potensi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi.
4) Atasi konflik: Kearifan lokal dapat menjadi alat kontrol sosial yang mencegah dan menyelesaikan konflik di masyarakat.
5) Atasi ketimpangan: Kearifan lokal dapat mengatasi ketimpangan karena sifatnya yang dinamis dan dapat berubah-ubah sesuai dengan perkembangan zaman.

Contoh kearifan lokal yang dapat digunakan dalam pemberdayaan komunitas lokal di antaranya:
1) Sistem subak di Bali
2) Hutan Larangan adat di Riau
3) Awig-Awig di Lombok Barat dan Bali
4) Cingcowong di Jawa Barat
5) Bebie di Muara Enim, Sumatera Selatan
6) Hukum Sasi di Maluku

11. Jawaban:
Menurut Sunyoto Usman, "enabling" adalah salah satu strategi pemberdayaan komunitas yang berarti menciptakan iklim atau suasana yang memungkinkan potensi komunitas berkembang. Contoh strategi pemberdayaan masyarakat lainnya adalah:
1) Memperkuat daya, seperti meningkatkan pendidikan, kesehatan, dan akses terhadap sumber-sumber kemajuan ekonomi
2) Melindungi, seperti mencegah yang lemah agar tidak menjadi lebih lemah

Contohnya, dalam strategi pemberdayaan masyarakat, masyarakat diakui memiliki potensi untuk berkembang

Soal Klik di SINI

Lihat Juga:

Materi Sosiologi SMA Kelas XII Bab 4: Pemberdayaan Komunitas Berbasis Kearifan Lokal (Kurikulum Merdeka)

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani “Barang siapa yang tidak mampu menahan lelahnya belajar, maka ia harus mampu menahan perihnya kebodohan” _ Imam As-Syafi’i

Post a Comment